Selamat..!
Saat Porong berduka, warga Sidoarjo seharusnya memberikan selamat kepada Bang Ical (Aburizal) karena berhasil menjadi orang terkaya se Asia Tenggara. Dua tahun lumpur merajalela dan dua tahun pula kekayaan Bang Ical melesat naik.
Dari berita yang dilansir harian Bisnis Indonesia kemarin, Menko Kesra kita tercatat sebagai orang terkaya versi majalah Globe Asia dengan piundi-pundi sebanyak 9,2 Milyar US Dollar atau sekitar 86 Trilyun Rupiah.
Keberhasilannya ini menggusur konglomerat Asia Tenggara lainnya seperti Robert Kuok, pemilik PBB Palm Oil Malaysia dengan kekayaan 7,6 Milyar US Dollar, Ananda Krishnan (Malaysia) dengan 7,4 Milyar US Dollar, dan Ng Teng Fong (Singapura) dengan 6,7 Milyar US Dollar.
Dari dalam negeri Bung Ical menggusur bos Djarum, Budi Hartono, Eka Tjipta (Bos Sinar Mas), Om Liem (Sudono Salim)-pemilik Salim Group, Putera Sampoerna (Sampoerna Capital, dan Rachman Halim (Bos Gudang Garam).
Namun, entahlah apakah karena Globe Asia dibikin oleh Tanri Abeng, maka orang Indonesia ditasbihkan menjadi pemuncak daftar orang terkaya. Namun bila melihat harga komoditas yang melonjak dan taktik bisnis yang “baik”, maka Bung Ical memang pantas menjadi Paman Gober Indonesia.
Menurut Tanri Abeng, Bakrie menjual sedikit aset, lalu pinjam uang, kemudian bisa menghasilkan jauh lebih banyak dari bunga yang harus dibayar. Itu yang membuat asetnya meningkat pesat.
Berdasarkan versi majalah Forbes, akhir tahun lalu, kekayaan Bung Ical dan keluarga sekitar 5,4 US Milyar Dollar. Artinya, kekayaan Bung Ical mengalami kenaikan hampir dua kali lipat.
Dua tahun. Dua kali lipat. Di sana, warga sebagian Sidoarjo makin berduka saja.
Sebagai majikan apa pendapat Tuan..? dan Bagaimana dengan Anda?
[+] gambar lumpur dari kompas.com
[+] gambar Bang Ical dari globeasia.com










Mei 28, 2008 pukul 12:02 pm
i can’t speak anymore…
Mei 28, 2008 pukul 1:26 pm
menurut teori konspirasi, sebenernya jauh didalam lumpur itu ada tambang emas dan tembaga yang sudah berproduksi dan jadi katrol utama kekayaan group itu, untuk menutupnya dibuatlah semburan lumpur, gas ato apalah biar daerah itu aman sentosa untuk diperas lebih banyak **halah**
Mei 28, 2008 pukul 1:44 pm
@ iway
atau jangan-jangan di bawah lumpur ada air yang bisa gantiin BBM, yang katanya blue -energy ituh..dan masih rame’ sampai saat ini..
Bung Iway dulu ikut mata kuliah “Kospirasinometri” dimana? Illinois apa Princeton?

Mei 28, 2008 pukul 3:35 pm
Doamu, doaku, doa zikir akbar, doa istighazah akbar, dan berbagai macam variasi doa lainnya……. Enggak ada yang dikabulin.
Ya allah, apakah tiada lagi ‘kekasihMu’ di bumi Indonesia ini yang Engkau dengar dan kabulkan do’anya?
Mei 28, 2008 pukul 4:25 pm
di UGM mas, uni gerbang melulu
lesehan, barokah **halah lagi**
Mei 28, 2008 pukul 8:29 pm
Banyak yang marah, tapi kalo dikasih kerjaan di perusahaannya Pak Bakrie juga pasti banyak yang mau.
Mei 29, 2008 pukul 9:20 am
[...] sih, kawan karib Bapak, Bang Ical jauh lebih bergelimang uang..tapi harap maklum Pak, namanya juga Menko Kesra. Sehingga, [...]
Mei 29, 2008 pukul 6:27 pm
Kaya uang, kaya dengan lumpur pula.
Mei 29, 2008 pukul 8:33 pm
seharusnya itu duit dah bisa ya buat beli lumpur
Mei 30, 2008 pukul 5:45 am
Anda bisa melakukan apa saja.
Kami juga bisa!!!
Kami akan memulainya dari “aburizalbakrie.com”.
Mei 30, 2008 pukul 9:55 pm
Aburizal Bakrie Terkaya Di Asia Tenggara … ??? ya iya lah … perusahaan dia kan yang bikin kolam lumpur “termegah” dan terluas di asia tenggara
Juni 5, 2008 pukul 1:33 pm
pengen ngerasain duduk diperingkat orang terkaya…
seindonesia aja deh dulu. kesampaian gak ya ?
Juni 9, 2008 pukul 10:10 am
bahagia d atas penderitaan saudara2 kta yng lg berenang dlm lumpur..
Juni 11, 2008 pukul 11:00 pm
[...] Oleh (K)Satria itu. Apa gara-gara tulisan mengenai Bung Ical ini..? [...]