Juli 31, 2008
Merayakan hidup itu tidak sekadar diisi dengan membaca buku seperti teori Einstein, filsafat postmodern, politik luar negeri, konspirasi korporasi multinasional, tapi juga perlu penyeimbang. Ada upaya harmonisasi. Membaca komik petruk-gareng, buku bagaimana cara mendidik anak, buku sastra maupun buku petualangan seperti Laskar Pelangi.

dari wikipedia
Perihal Laskar Pelangi, Mira Lesmana memberikan ancer-ancer bahwa film layar lebar petualangan tentang anak-anak Belitong ini, rencananya akan diputar tanggal 25 September 2008.
Tentu saja layak ditunggu. Apalagi momennya pas dengan liburan hari raya lebaran. Sekeluarga kita bisa berduyun-duyun menyaksikan kisah dari Andrea Hirata ini. Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Budaya, Hiburan, Keluarga, film, tanah air | Ditandai: andrea hirata, belitong, film, laskar pelangi, laskar pelangi the movie, mira lesmana, riri riza |
Permalink
Ditulis oleh Mas Kopdang
Juli 29, 2008
Logika itu terkadang dibolak-balik dan terkesan “betul”.
Kalau memang TNI adalah netral, maka memang sudah seharusnya TNI tidak memihak pada salah satu parpol, capres dalam pemilu legislatif maupun pemilu pemilihan presiden tahun 2009 nanti.
Namun, TNI itu tentu saja terdiri dari prajurit-prajurit tangguh dengan level kepangkatan yang berbeda-beda. Mereka tentu saja [seharusnya punya hak berpolitik], punya pilihan sendiri.
Sebagai konsekuensi dihapusnya dwi-fungsi TNI, dan pemisahan antara TNI dan Polri, harus diimbangi dengan pemenuhan kembali HAK SUARA bagi seluruh prajurit TNI. Karena mereka adalah juga warga negara Indonesia. Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Budaya, Cinta Negara, indonesia, politik | Ditandai: HAK SUARA, legislatif, Pemilu 2009, pilpres, tni |
Permalink
Ditulis oleh Mas Kopdang
Juli 28, 2008
Awalnya ane‘ mempertanyakan langkah beliau untuk menayangkan iklan dan meluncurkan KanalOne.com. Rupanya beliau itu mau jadi Presiden.
Kemudian, beliau rupanya membaca postingan ane’ dan kemudian menjawab melalui komentarnya di blog ini.
Lha, tentu saja, sebagai pengasuh blog teladan, saya sampaikan bagaimana sebaiknya Bung Rizal bisa memberikan hak jawab atau setidaknya sesuatu yang mau disampaikan. Tak berselang lama, ia pun ngirim ane’ email ke kopdang@gmail.com yang isinya sebagai berikut :
to: Mas Kopdang <kopdang@gmail.com>
date: Mon, Jul 28, 2008 at 6:20 AM
subject: Re: RM09
mailed-by: freedom-institute.org
Mas Kopdang yang baik,
Justru saya yang harus berterima kasih mendapat kehormatan menulis di blog
anda. Dapat kawan dan kenalan baru, gratis lagi…
Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Blog Kopidangdut, Budaya, Cinta Negara, Hukum, Pemilu 2009, berita seketika, indonesia | Ditandai: capres 2009, demokrasi, email, mas kopdang, rizal mallarangeng, rm09 |
Permalink
Ditulis oleh Mas Kopdang
Juli 26, 2008

Strategi menjadi Orang Nomor Satu
Barack Obama, belum menjadi Presiden pun sudah menjadi idola. Caranya berburu dana kampanye, popularitas yang dijual lewat media konvensional dan media maya, pribadinya yang dijual rapi dan menarik perhatian semua warga Amerika, latar-belakangnya yang bersentuhan dengan Indonesia, seakan-akan Barack Obama adalah bagian dari kita.
Kita sedikit lupa. Ia belum jadi “siapa-siapa”yang kita nantikan. Amerika masih milik Bush, belum Obama. Baru di bulan November nanti kita akan menyaksikan apakah Obama memang benar-benar digdaya dan membawa angin perubahan bagai Amerika, dan dunia.
Tapi kita tentu saja kagum pada ia. Seorang senator yang mengumumkan tidak akan memakai dana publik untuk kampanye Presiden, dan ia memilih menggalang dana lewat dunia maya. Dan ternyata berhasil!
SENJATA RAHASIA
Adalah Blue State Digital, senjata rahasia Obama. Hanya dengan biaya jasa konsultasi dan pelayanan lainnya sebesar 1,1 juta US dollar, Obama mampu menggalang dana sebesar $200 juta lewat online, 2 juta dukungan lewat telepon dan ada 850.000 pengunjung setiap harinya yang mengeklik situs barackobama.com serta 50.000 kali acara kampanye Obama digelar [berita dilansir oleh BusinessWeek 16 Juli 2008]. Dan yang terpenting, ia mengalahkan istri mantan Presiden, Hillary Clinton yang kalah dan meninggalkan banyak hutang untuk dana kampanye yang dihabiskan.
Coba bandingkan Blue State Digital ini dengan Fox Indonesia, yang menghantarkan Soetrisno Bachir [SB] hadir di mana-mana, dalam berbagai kesempatan dan media. Sebulan, ongkos yang dikeluarkan sebesar 40 milyar rupiah. Alamak..! Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Budaya, Cinta Negara, Media, Pemilu 2009, indonesia, negeri cinta, politik, tanah air | Ditandai: antyo rentjoko, bakrie, bang yos, barack obama, blue state digital, fox indonesia, Gus Dur, kampanye, kopdang, mega, paloh, prabowo, presiden 2009, presiden boneka, rizal mallarangeng, RM, rm09, sb, soetrisno bachir, Tommy Winata, wiranto |
Permalink
Ditulis oleh Mas Kopdang
Juli 25, 2008
Slogan itu biasanya, secara tradisional, ditemui pada penjual kecap, tukang obat dan penjual barang bekas. Namun, selangkah lebih maju dari itu, saat ini, slogan merupakan “senjata utama dengan beberapa kata yang mencitrakan gagasan seorang Calon Presiden”. Walaupun mungkin barang yang ditawarkan pun ndak jauh dari seputaran kecap, obat atau barang bekas…
“Bersama kita bisa” adalah slogan yang bikin banyak jutaan masyarakat termehek-mehek dan jatuh hati pada SBY dan JK. Maka, di tahun 2004, perang slogan pun kiranya akan mendominasi seluruh media di negeri ini.
Berikut adalah beberapa slogan yang dibawakan oleh Capres kita, bersumber dari majalah Tempo 27 Juli 2008.
Ratna Sarumpaet: “ Untuk Harga Diri Bangsa”
Sutiyoso: “Tegas! Berani Melakukan Perubahan Buat rakyat” Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Pemilu 2009, indonesia, sipil madani | Ditandai: capres, jenderal, kampanye, Pemilu 2009, pilpres, pilpres 2009, slogan |
Permalink
Ditulis oleh Mas Kopdang
Juli 23, 2008
Bersyukurlah kita masih punya anak bangsa yang cinta negeri ini. Bang Yos, Mas Prab, SBY, Bu Mega mencintai negerinya dengan berusaha menjadi nahkoda kapal nusantara.
Juga ada pendatang baru yang punya uang segepok seperti Rizal Mallarangeng, Jenderal Bangkotan sekelas Pakde Wir dan si nekat Yuddy Chrisnandi yang mendukung Hak Angket BBM satu-satunya urusan dari fraksi Golongan Karatan (GolKarat), yang katanya juga mau ikutan jadi Capres. Oh ya, apa kabar Sutrisno Bachir..?
Bung Rizal sendiri sudah memberi komentar mengenai tulisan tentang dirinya di blog ini. Santun dan tetap nekat berusaha mengambil simpati konsumen. Tapi sayangnya ia terlalu sadar, sentimen Jawa rupanya masih laku. Komentar Sang Adik dari Pemuda di titik nol itu Njawani. Niatnya…
Jujur, daripada saya nonton iklan para Capres, saya lebih senang nonton Fashion TV dengan lenggokan mbakyu yang kenes lan seksih itu. Lebih baik saya yang bernapsu, dari pada saya jadi korban napsu mereka semua. Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Cinta Negara, Pemilu 2009, indonesia, politik | Ditandai: bursa presiden, capres, JK, megawati soekarnoputri, Pemilu 2009, prabowo, pulitik, rizal mallarangeng, soeharto, sutiyoso, sutrisno bachir, wiranto |
Permalink
Ditulis oleh Mas Kopdang
Juli 14, 2008
Akhirnya kita memang harus memilih. Ketika amanah harus ditunaikan, maka klangenan pun siap ditinggalkan. Tapi untungnya ini hanya untuk sementara waktu. Semoga.
Sampai ketemu beberapa waktu lagi.
Bila ada yang patut dibicarakan, miskol saja, nanti akan ane’ tilpun balik ente…
Lho Mas Kopdang mau kemana..?
Saya sebentar saja meninggalkan Jakarta, demi menghindari byar-pet PLN.
Tetap semangat dan Merdeka..!!!
Salam kopidangdut..

& Komentar |
Cinta Negara | Ditandai: kopdang, kopidangdut, rehat |
Permalink
Ditulis oleh Mas Kopdang
Juli 14, 2008
Ah, belum lama Rizal Mallarangeng mencalonkan diri, sekarang muka lama tapi baru, Prabowo Subianto pun resma mencalonkan diri sebagai Kandidat Presiden Republik Indonesia. Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Pemilu 2009, politik, tanah air | Ditandai: gerindra, kandidat presiden, partai gerakan indonesia raya, prabowo, prabowo subianto, prabowo subiyanto |
Permalink
Ditulis oleh Mas Kopdang
Juli 14, 2008

Ternyata Rizal Mallarangeng serius ingin bermain di kancah politik. Tak tanggung-tanggung, ia ingin maju sebagai kandidat Presiden RI.
Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Pemilu 2009, indonesia, politik | Ditandai: kandidat presiden, Pemilu 2009, rizal mallarangeng, RM |
Permalink
Ditulis oleh Mas Kopdang
Juli 11, 2008
Siapa di antara ente yang sudah lihat iklan pulitik Raden Mas Rizal Mallarangeng, kakak kandung si pemuda berkumis di titik nol, Andi Mallarangeng…?
Ane melihatnya di sela-sela pagelaran Indonesia Idol.
Spot iklan yang lumayan cukup lama, dengan tampilan gambar dirinya bersalaman dengan banyak pria tua “wong cilik” versi dari yang biasanya disebut oleh Om Harmoko dedengkot Golkar itu. Dengan latar belakang napak tilas perjalanan perjuangan Bung Karno.
Banda Neira, Ende dan berbagai pelosok tempat bersejarah. Alamnya indah banget..! Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Budaya, politik, tanah air | Ditandai: aburiza, aburizal bakrie, bung karno, cendana, iklan politik, kanalone.com, Pemilu 2009, rizal mallarangeng, sukarno, tvone |
Permalink
Ditulis oleh Mas Kopdang
Juli 10, 2008
[sorry..I'm sorry ini puisi usia lanjut...]
Menunggu senja di sudut kemelut. Menyaksikan kemesraan manusia saling beradu mulut. Salut!
Sebenarnya ane’ ingin melihat mereka saling berpagut…
Lalu mengapa yang salah tak mau bertekuk lutut? Seperti oli yang ditaburi pada sekujur belut…padahal urusannya cuma sebatas perut. Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Budaya, Cinta Manusia, Hukum | Ditandai: Puisi, ut |
Permalink
Ditulis oleh Mas Kopdang
Juli 10, 2008
Masih bingung cari kerjaan..? lamar sana-sini masih ditolak, gak cocok atau bernuansa kerja rodi..?
Kenapa gak jadi entepreneur aja kaya Mas Henky..
baca selengkapnya…>>>
1 Komentar |
Budaya, Cinta Usaha, entepreneur | Ditandai: bisnis indonesia, entepreneur, YEA 2008 |
Permalink
Ditulis oleh Mas Kopdang
Juli 9, 2008
& Komentar |
Budaya, Cinta Negara, Olah Raga, indonesia, negeri cinta, tanah air | Ditandai: antarmuka itb, butterfly, imagine cup, rafael nadal, roger federer, wimbledon |
Permalink
Ditulis oleh Mas Kopdang
Juli 7, 2008


Kenapa musti malu disebut kampungan?
Lha, mbak yang ayu, kenes, tur sregep ini malah bangga!
Jaman sudah berubah. Wong ndeso nggaya minta diaku-aku manusia metropolis bin kosmopolis, eh kok ya orang kota malah berbondong-bondong makan-makanan ndeso (dengan harga yang masih kuto..!)
dan Kampungan..adalah KEBANGGAAN!
maka ternyata kita memang:
“Tetap Kampungan…”
& Komentar |
1077890 |
Permalink
Ditulis oleh Mas Kopdang
Juli 2, 2008
Anda bosan dengan pekerjaan sekarang. Atau ingin mencari yang lebih baik lagi..?
Seperti kata pepatah,
“Anda hanya punya satu kesempatan untuk memberikan kesan pertama”.
Jika kesan pertama muncul lewat CV, maka CV tersebut menekankan betapa prestasi-prestasi di bidang yang tak berhubungan dapat membawa perbedaan di bidang baru. Berikut adalah kiat ntuk membuat CV yang efektif mengubah karir Anda menurut Liz Ryan, dari BusinessWeek Mag):
- Ceritakan tentang KESUKSESAN, bukan tugas sehari-hari. Tak ada yang peduli dengan apa yang Anda lakukan tiap hari dari pukul 08.00 sampai 17.00 pada pekerjaan Lama Anda;
- Tekankan kemampuan-kemampuan yang praktis seperti memimpin SDM da kemampuan menyampaikan informasi yang teknis pada audiensi non-teknis.
- Sertakan pernyataan obyektif yang menjelaskan tujuan Anda berganti pekerjaan dan berganti jalur kerja. Ingat, hindari jargon dari peusahaan lama Anda. Dan jangan melebih-lebihkan afiliasi yang dihubungkan dengannya.
Jika Anda berusia lebih dari 40 tahun, pertimbangka juga poin-poin berikut:
- Hapus tahun-tahun awal sejarah pekerjaan Anda. Perekrut biasanya hanya merekomendasikan agar Anda hanya memerinci 10-20 tahun terakhir. Dengan begitu, CV Anda akan lebih pendek dan mengurangi “efek tua”. Tetapi, sebutkan saja pekerjaan-pekerjaan pada awal karir Anda yang ada hubungannya dengan tujuan Anda berganti pekerjaan.
- Untuk menghapuskan kekhawatiran mereka tentang pegawai yang berusia tua, masukkan kegiatan santai yang menunjukkan kemampuan fisik Anda. Misalnya, jika Anda rutin jogin atau malah selalu ikut lomba lari Marathon. Jangan ragu, sebutkan saja!
Semoga sukses.
& Komentar |
Cinta Kerja, Karir, indonesia | Ditandai: Cinta Kerja, CV, CV usia tua, kiat, lamaran, membuat CV, pindah kerja, tips |
Permalink
Ditulis oleh Mas Kopdang
Juli 1, 2008
Seberapa pentingkah popularitas itu? Perihal sekelumit popularitas yang dielu-elukan anak jaman sekarang, Paman Tyo pernah menulisnya. Cara setiap orang meraih dan menggenggam popularitas pun bermacam-macam.
Di kantor, untuk cari popularitas cobalah dengan cara setiap bulan Anda memberi voucher pulsa ke setiap cleaning service officer yang pekerjaanya selalu antara tenaga dan mulut. Tenaga untuk menyapu, mengepel, membelikan makan siang dan mulut untuk terus bergosip, bahkan ketika naik-turun lift. Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Budaya, Kosmo, tanah air | Ditandai: foto, iseng, JK, jusuf kalla, nampang, PRJ 2008 |
Permalink
Ditulis oleh Mas Kopdang