Slogan itu biasanya, secara tradisional, ditemui pada penjual kecap, tukang obat dan penjual barang bekas. Namun, selangkah lebih maju dari itu, saat ini, slogan merupakan “senjata utama dengan beberapa kata yang mencitrakan gagasan seorang Calon Presiden”. Walaupun mungkin barang yang ditawarkan pun ndak jauh dari seputaran kecap, obat atau barang bekas…
“Bersama kita bisa” adalah slogan yang bikin banyak jutaan masyarakat termehek-mehek dan jatuh hati pada SBY dan JK. Maka, di tahun 2004, perang slogan pun kiranya akan mendominasi seluruh media di negeri ini.
Berikut adalah beberapa slogan yang dibawakan oleh Capres kita, bersumber dari majalah Tempo 27 Juli 2008.
Ratna Sarumpaet: “ Untuk Harga Diri Bangsa”
Sutiyoso: “Tegas! Berani Melakukan Perubahan Buat rakyat”
Rizal Mallarangeng: “RM09: Generasi Baru, Harapan Baru”
Prabowo Subianto: “Membawa Suara Petani Indonesia”
Fadjroel Rahman: “ Republik Kaum Muda, Republik Harapan”
Wiranto: belum bikin slogan.
Soetrisno Bachir: “Hidup adalah Perbuatan”
Yusril Ihza Mahendra: belum bikin slogan
Kivlan Zen: “Pembaruan dan Tegas”
Yang perlu dicermati adalah slogan dari mantan Jendral yaitu Bang Yos dan Kivlan Zen, yang dua-duanya menggunakan kata “TEGAS”.. Mengapa? Apakah karena Jenderal yang itu terkesan tidak tegas..?
>>> Nah, bila ente yang jadi Calon Presiden, kira-kira slogan apa yang ente bikin?












Posted by iway on Juli 25, 2008 at 2:32 pm
“Belum Bikin Slogan!”
Posted by dayat on Juli 25, 2008 at 4:17 pm
presiden dayat : ” BERSAMA KITA BISA APA…?!”
Posted by dayat on Juli 25, 2008 at 4:22 pm
Presiden Dayat 2023 ” KESAN PERTAMA TERSERAH ANDA, SELANJUTNYA BEGITU MENGGODA”.
Posted by dnial on Juli 25, 2008 at 4:24 pm
Yang saya pertimbangakan :
“Berani berbuat, berani bertanggungjawab”,
“Wakil suara petani, meski belum pernah bertani”,
“Isi lama, kemasan baru, lebih berpengalaman”,
“Rakyat puas, saya lemas”
“Duit rakyat, untuk rakyat (saya juga rakyat)”
Posted by SlempitanJempolNaga on Juli 26, 2008 at 10:55 am
slogan-slogan ini kaya pernah baca di GATRA ato TEMPO-nya bapakku yang di toilet deh…
Sloganku : “Ayo Bergerak Tanpa Slogan”
Posted by Kang Nur on Juli 26, 2008 at 6:31 pm
“Bersama Kita Bisa Jengkel”
Posted by Kang Nur on Juli 26, 2008 at 6:32 pm
“Lebih Baik Kita Tak Bersama Lagi”
Posted by ngodod on Juli 28, 2008 at 1:11 pm
slogan = sialan lo juragan…!!!
Posted by selokan on Juli 28, 2008 at 1:39 pm
“SENGSU SASA (senang susah sama rasa)”
masih inget ini om?
Posted by pramudyaputrautama on Juli 28, 2008 at 2:25 pm
Sex for Sale …!!!
Posted by bangzenk on Juli 29, 2008 at 11:56 pm
diam itu indah
Posted by bangzenk on Juli 29, 2008 at 11:56 pm
bos, boleh bagi bannernya dong, “blog pemilu 2009″ sekalian tuker link
salamhangat
Posted by Slogan Calon Presiden Kita « N e w s t i m e blog on Agustus 2, 2008 at 11:42 am
[...] Slogan itu biasanya, secara tradisional, ditemui pada penjual kecap, tukang obat dan penjual barang … [...]