Mengapa Marriot identik dengan Bomb..?

Ya, saat postingan ane ini ditulis, CNN masih asyik dengan Breaking News urusan peledakan Marriot Hotel di Islamabad. At least 50 people killed in explosion. Gile gak tuh…?

 

Mau gak mau ane jadi inget Hotel JW Marriot yang juga meledak di Jakarta beberapa tahun silam, tepatnya 5 Agustus 2003..

 

Ah, dunia makin kelam saja ya? Di satu sisi radikalisme agama makin porno saja dan tak tau malu mempertontonkan kekerasan bagaikan mengumbar kemaluan di khalayak ramai. Kemiskinan masih menggurita, namun kapitalisme sebagai “mercusuar ekonomi global”, yang katanya membawa kemakmuran, mulai terbukti gagal..!  

 

Bung Lehman Bangkrut. Simbol menara gading kapitalisme global gulung tikar. Kaum neolib seharusnya malu. Ya..harus malu! Mereka jumawa dengan gayanya yang sok tak butuh intervensi pemerintah. Apapun ingin berjalan tanpa tangan Pemerintah. Tapi nyatanya? Setelah satu persatu rontok seperti apa yang ane kasih bocoran dalam “sotoy”, pemerintah akhirnya turun tangan juga.

 

Hal senada juga disampaikan Bung Yopie Hidayat dalam tulisan “Menggugat Kapitalisme” dalam kolomnya Kopi Sabtu Pagi di tabloid harian Kontan.

 

Dapet laba ndak mau turut campur, pas rugi dan membangkrutkan diri, pinginnya malah dicampuri. Taik kucing!

 

“Kabooomm…!!!”  Pakistan, berduka kembali. Dunia, makin tak punya nyali..

Dan Marriot makin menjadi favorit para bomber melaksanakan hajatnya, meledakkan bomb tanpa pikir panjang, seperti anak kompleks yang bermain petasan.

 

Rupanya, manusia benar-benar semakin kurang ajar.

5 Tanggapan to this post.

  1. saat manusia mulai mudah putus asa…

    Balas

  2. Posted by Hedi on September 21, 2008 at 4:12 pm

    atas nama kepentingan (entah politik atau agama), apapun boleh dilakukan :(

    Balas

  3. Likman bangkrut dan menyeret yg lain, kapitalisme digugat untuk memperbaiki diri. Makerot dibom, AS digugat unt memperbaiki diri. Ternyata yg ngeman kapitalisme dan AS banyak banget ya? Cinta mmg bisa dikatakan dg macam2 cara.

    Balas

  4. agak2 kurang menangkap isi posting diatas hehehe.
    turut prihatin akan bom bunuh diri.

    Balas

  5. makanya bikin hotel kasih nama ‘manohara’ aja, kaya yg di borobudur itu…

    Balas

Respond to this post