Perihal Tes Diskusi Kelompok (FGD)

contoh diskusi

contoh diskusi

Perihal Tes Diskusi Kelompok (FGD)

FGD Test alias Focus Group Discussion atau lebih dikenal dengan (“Ujian Diskusi Kelompok (Selanjutnya disebut FGD”)adalah salah satu tahap ujian dalam proses seleksi penerimaan calon pegawai/karyawan pada sebuah perusahaan atau instansi yang sedang trend saat ini.

Apa sih FGD itu..?

FGD adalah sebuah pengkondisian situasi dimana para peserta FGD dikelompokkan dengan jumlah tertentu (antara 4-10 orang) dengan diberikan satu atau lebih pokok tema bahasan.

Bagaimana FGD berlangsung..?

Biasanya Panitia atau tim penguji akan memberikan informasi secukupnya baik lisan maupun tertulis yang berisi sebuah Cerita dengan suatu inti masalah dan pilihan-pilihan yang dapat dipilih oleh peserta.

Kemudian peserta diskusi diminta untuk memulai diskusi untuk memecahkan masalah tersebut bersama-sama dengan teman diskusi dalam satu kelompok. Perserta diharapkan dapat memberikan pendapat, pertanyaan, sanggahan dan solusi pemecahan masalah atas tema bahasan yang diberikan panitia.

Apa biasanya yang didiskusikan dalam sebuah FGD..?

Tema yang biasanya diberikan adalah: Berita terkini mengenai suatu isu, seperti isu politik, ekonomi atau pendidikan. Dimungkinkan juga mengenai situasi dengan perumpamaan para peserta merupakan korban suatu bencana dengan diberikan pilihan-pilihan solusi. Setiap peserta diharapkan dapat memberikan pendapat atas pilihannya dan dapat ditanggapi oleh peserta lain.

Apa yang dinilai dari FGD..?

FGD dimaksudkan untuk dapat menilai masing-masing peserta dalam menghadapi simulasi masalah. Bagaimana peserta dapat memebrikan pendapat, sangghana atau pertanyaan dan solusi yang diambil. Cara komunikasi yang efektif dan efisien sangat dibutuhkan dalam FGD ini.

Apakah dominasi dalam diskusi merupakan hal yang baik dan positif?

Sikap proaktif sangat dihargai namuntidak terkesan agresif. Penilain terbaik bilamana peserta dapat memimpin dan mengarahkan diskusi untuk mendapatkan solusi masalah dengan runut, sistematis dan efektif.

Apa yang harus dihindari dalam FGD..?

Sikap agresif, menjatuhkan pendapat peserta lain secara ekstrim, frontal dan tidak sopan. Sikap diam merupakan kartu mati dan sangat tidak diharapkan tim penilai/panitia.

Apa yang baik dan harus dilakukan…?

Sikap bicara yang sopan dan dengan arah pandang yang mantap pada setiap peserta lainnya. Gestur tubuh seperti gerak ikutan tangan atau mimic muka tidak berlebihan dan seperlunya. Hal terpenting tentu saja penguasaan materi yang menjadi tema pokok bahasan.

Berapa lama FGD biasanya berlangsung?

Biasanya tidak lebih dari 20 menit.

Apakah FGD dilaksanakan dengan Bahasa Indonesia?

Kemungkinan besar dilakukan dengan bahasa Indonesia, namun bagi perusahaan multinasional dan Instansi Kedinasan Bahasa Inggris akan menjadi bahasa diskusi.

Apa Yang perlu dipersiapkan dalam FGD..?

Rasa percaya diri. Penguasaan materi. Berpakaian rapid an sesuai anjuran panitia. Bersikap sopan dan tentu saja harus gosok gigi.

Apakah FGD membutuhkan persiapan lainnya..?

Tentu saja. Pastikan Anda tidak terlambat mengikuti ujian ini. Dan yang pasti, ndak boleh grogi apalagi berencana di tengah-tengah FGD untuk melakukan aksi bunuh diri.

Hiiii…NGERIII….!!!

:P

Selamat menikmati.

>>> Mungkin dari Anda ada yang bisa mengkoreksi atau menambahkan..?

gambar diambil dari: http://hotmudflow.wordpress.com/

9 Tanggapan ke “Perihal Tes Diskusi Kelompok (FGD)”

  1. helmi Berkata:

    bos,,terima kasih masukan ttg FGD nya ,,pasti qt jadikan acuan untuk mengikuti test tahap 4 nanti,,,,oh ya kalo bahasan tentang test psikolog yg sampek 3x tuh fungsinya buat apa dan materinya apa aja seh ?(terutama yg test psikolog yg ke -2 &3)makasih

  2. taufik rahman Berkata:

    hatur nuhun…. buat tipsnya. situs ini ane pantengin terus dari bulan agustus 2008 kemaren ….. mantep daah

  3. donnj Berkata:

    mantap bos.. makin pede gw…
    pas baca kata terahir sebelum emoticon jadi ga pede lagi…
    ….
    wakakakaak

  4. pelangi senja Berkata:

    tengkiu………..

  5. tony Berkata:

    wah mas kopdang, akhirnya ada juga yang bahas masalah ini,menurut aku tahapan ke-2 paling sulit setelah seleksi admin (kontrol bukan di tangan kita pribadi)
    Setelah beberapa kali ikut tes beginian ( dan lulus…) aku memperhatikan bahwa :
    1. Orang cenderung sungkan dan lebih menghargai orang yang dikenal, so saranku berkenalanlah sama rekans yang ikut tes itu.
    2. selalu ada orang yg kontroversial en cenderung jadi public enemy (kalo dari bicaranya ky orang partai yg kalo ngasi pendapat selalu pakai pendahuluan beberapa menit,menerangkan masalah beberapa menit, tapi ga ngasi solusi) waisting time banget!! jadi get him/her down, cut aja kalo uda melenceng jauh/ga ngasi solusi tp tetep maen halus ya. Aku pernah punya pengalaman harus nyubit2 en nginjek kaki si public enemy yg lg duduk di sebelah supaya dia ngomong max 2 menit.
    goodluck everyone.

  6. KaiToU KiD Berkata:

    sip. mantap mas, uraiannya :D

  7. indunx Berkata:

    tararengkyu atas tips2 nya..
    aq besok ad tes diskusi klmpk, jujur aja awalnya aq kira spt wawancara gtu, ternyata beda bgt.
    doakan aq ya..

  8. ajibond Berkata:

    kl yg saya tw, FGD dulunya banyak dipake u ilmu sosial, baik untuk menggali informasi, melihat karakter dalam kelompok, melihat persepsi, keyakinan, dsb dalam suatu komunitas sehingga dapat diambil tindakan yg terbaik. dalam proses rekrutmen metode ini mulai banyak dipakai, sebenarnya bukan hanya untuk menyamakan persepsi terhadap tujuan perusahaan, tetapi juga kadang dipakai untuk memilih the right men in the right position. karena mungkin posisi tertentu membutuhkan karakter tertentu juga. ilmu tentang FGD ini yg gw tw bener2 luas. bukan hanya mengenai tujuan untuk apa metode itu digunakan, langkah2, waktu, tetapi juga mengenai pengkondisian komunitas yg akan dilakukan FGD (terutama dalam ilmu sosial) sehingga tidak ada manipulatif informasi dimana informan hanya mengikuti arus diskusi. itu yg gw sedikit pahami..

  9. vant Berkata:

    hiks,,, gw kmrin isinya nyanggah mulu,,, ktrma ngga yah,,, T_T

Tinggalkan Balasan