Arsip untuk Mei, 2009

Blink Then Think

by: Sylvia Damayanti Amril – guest blogger 

Cuplikan kalimat dari Ippho Santosa yang menginspirasi.Maksudnya?

Hal ini saya angkat dari pengalaman-pengalaman manusiawi seperti berikut ini:

Pernah merasa kehabisan ide, merasa mati gaya?

Pernah mentok saat mencari solusi?

Getol menggunakan solusi yang itu-itu juga?

Saking penuh pertimbangan jadi kesulitan mengambil keputusan cepat?

  Lanjutkan membaca ‘Blink Then Think’

Boed, let’s play the blues..

Ia berjalan sendirian bagai Sang Musa yang menuju bukit Tursina.

Ia tak mengeluarkan jutaan pekik dan mengobarkan panji-panji heroisme. Tak berjubah, tak membawa pasukan. Namun ia membawa staf yang cukup. Sidiq, tabligh, amanah dan fathonah.

Di belakangnya segerombolan kelompok bersungut-sungut kecewa. Namun tetap mengikuti langkahnya. Jutaan jubah beriringan, milyaran doa dirapalkan, penuh gegap gempita kehidupan.

Ia tetap tenang. Senyum menghiasi bibirnya.

Karena ia, umat yang katanya paling beriman kebakaran janggut dan rumbai-rumbai. Dipilihnya ia, menjewer banyak pihak. Bahwa kekuasaan itu perkara biasa, tak perlu ngotot dan berteriak sampai segitunya.

Ia Boediono. Tak menggunakan panji merah, kuning apalagi hijau. Ia mewakili kaum rasional. Mewakili kaum yang tak terlalu emosional.

Ia terus berjalan menuju bukit Tursina. Walau tak lagi muda, namun tetap tegap berjalan penuh semangat kerja.

Kerja..kerja..dan kerja. Kuasa akan menghampiri dengan sendirinya. Oke lah Boed, let’s play the blues. Dendangkan suara-suara kehidupan tanpa perlu banyak gaya, tawa atau atas nama agama..

Selamat hari Senin sodara..
Semoga gerombolan pengais kekuasaan tak larut dalam kecewa.. :)

*) boed, let’s play the blues diambil dari notes Bah Reggae @ facebook.

Posted by 9000/4.6.0.247

Boed Berlengan Pendek

Terus terang, saya tidak merasa punya ikatan batin dengan Boed. Ikatan pekerjaan tentu saja, karena ia adalah pimpinan kantor saya.

Beberapa kali saya lihat, ia selalu mengenakan lengan pendek. Boleh batik atau kemeja biasa. Maka dari itu tidak hanya hari jumat, karena ia hari selasa pun kami diperbolehkan tak berlengan panjang plus dasi.

Saya suka itu. Tidak gagah-gagahan dan mengutamakan esensi kinerja. Secara subyektif, saya pun tak suka mengenakan dasi.

Dalam suatu obrolan santai, ia mengungkapkan bahwa jamannya punya pegawai yang “pinter-pinter” sudah lewat. Cukuplah pinter saja. Ia menambahkan: Tak perlu sekolah sampai strata tiga bagi pegawai kantor kami, tapi terus tingkatkan ketrampilan dan “jam terbang”.

Itu adalah beberapa fakta yang bukan jenis “katanya”, karena saya mendengarnya langsung dari beliau.

Perihal lampu taman di kantor kami yang seringkali masih menyala di waktu pagi menjelang siang, ia pun komentari. Remeh, tapi implikasinya besar. Reputation risk akibat nyala lampu. Alasannya: pengendara yang melewati kantor kami, akan berpikir:

“bagaimana pola tata kelola anggaran, bila untuk urusan listrik saja tidak hemat..”

Yap. Ia sederhana. Ia lebih memilih tak berdasi.

Akan tetapi…

Maap, saya tak pernah melihat garis ideologi dirinya secara tegas. Ia sakmadya. Raut mukanya tenang tanpa ekspresi tegas.

Tak pernah menyentuh garis penanda, sehingga terkesan blur. Neolib atau bukan, pro kerakyatan atau tidak, merah-hijau-atau kuning.

Oke lah Boed, maju terus pantang mundur. Tapi maap, bukan karena Anda digandeng SBY yang tak pernah sekalipun saya percaya, tapi memang untuk urusan kepemimpinan maupun kewakilan- saya belum bisa memilih Anda.

Posted via blackberry 9000/4.6.0.247

Mencoba Posting via Email

“Hebat karena tepat guna dan memenuhi panggilan jaman”.

Saya tahu fasilitas ini dari postingan ndorokakung mengenai wordpress yang memberikan fasilitas posting via email, memberikan nuansa lain untuk memudahkan pengguna mobile phone melakukan posting pada blog mereka.

Matt dan kawan-kawannya sadar dan telah melakukan langkah yang tepat bahwa trend ke depan yang menjadi kebutuhan pokok adalah penggunaan piranti teknologi yang mobile.

Mereka pun paham bahwa telpon seluler saat ini pengembangannya mengarah sebagai alat telekomunikasi internet berjalan yang enak ditenteng kemanapun. Penggunaan layanan internet seperti email sudah menjadi satu paket yang lazim digunakan dalam piranti telpon seluler. Hal ini tentunya diakselerasi oleh penetrasi blackberry dan i-phone yang terhubungkan dengan dunia maya 24 jam tanpa henti.

Blackberry paling diuntungkan.

Tentu saja. Blogger yang memiliki perangkat blackberry secara mudah akan dapat melakukan posting pada blog mereka, karena untuk urusan email, lewat blackberry menjadi semudah melakukan kiriman sms.

Lebih diuntungkan lagi karena email dapat dikatakan “tak berbiaya” bagi pengguna blackberry.

Selamat Matt, wordpress benar-benar memenuhi panggilan jaman.

(Postingan ini dikirim via blackberry 9000/4.6.0.247)


Mas Kopdang Now @ Twitter

Blog Stats

  • 380,988 hits

Mas Kopdang

Mas Kopdang.
Kopidangdut.
Rio Wardhanu.
Itu saja.

# Links