Prihatin

Ada yang bilang: being corrupt is not just bad for the soul, it also harms the economy.

Melihat kenyataan yang terjadi, timbul beberapa pertanyaan:  “Apakah kaum pejabat (negara) di negeri ini selalu bisa dibeli?” “Apakah warga peranakan atau etnis tionghoa selalu bermain suap-suapan..?” Ada apakah gerangan? Dan akhirnya kita terjebak pada beberapa stereotip:

  1. Etnis Tionghoa adalah pelobi ulung yg etika bisnisnya selalu menggunakan “uang”
  2. pejabat selalau mudah untuk disuap.
  3. berurusan dengan birokrasi itu mudah sekaligus sulit. Mudah bagi yang rela bermain uang, dan sulit bagi yang enggan bermain uang.

Adalah keprihatinan kita semua, bahwa integritas sudah sangat sulit ditemui di kalangan orang yang berwenang. Tentu saja ini tidak hanya berlaku bagi penegak hukum, namun juga bagi kaum birokrat di luar polisi, dan jaksa.

Semoga saja, stereotip yang saya sampaikan di atas, adalah 100% salah..